A. Pengertian B2B
B2B (Business to Business) adalah
transaksi secara elektronik antara entitas atau obyek bisnis yang satu ke obyek
bisnis lainnya, dapat disimpulkan B2B adalah :
1.
Disebut juga transaksi antar perusahaan
2.
Transaksinya menggunakan EDI dan email untuk pembelian
barang dan jasa, informasi & konsultasi
3. Digunakan
untuk pengiriman dan permintaan proposal bisnis
EDI adalah singkatan dari Electronic Data
Interchange yang merupakan sebuah
metode pertukaran dokumen bisnis antar aplikasi komputer - antar perusahaan /
instansi secara elektronis dengan menggunakan format standar yang telah
disepakati oleh pihak terkait.
B. Kelebihan dan Manfaat B2B
1. Hemat waktu dan praktis Menu dalam situs layanan B2B
khusus hanya menyediakan kebutuhan produk pelanggan terkait, tanpa harus repot
mencarinya dalam katalog produk atau daftar kategori produk umum Kawan Lama
yang lainnya.
2. Efektif dan efisien Pelanggan B2B tidak perlu melewati
proses negosiasi harga yang panjang, karena sudah dilakukan pada awal
kesepakatan kerja sama.
3.
Keuntungannya besar Mengurangi
biaya perusahaan untuk administrasi, surat menyurat transaksi, ataupun untuk
riset harga pasar.
4.
Kerahasiaannya aman dan terjamin
Sistemnya menggunakan tingkat keamanan yang tinggi dengan protocol secure
socket layer 256 bit untuk menjaga keamanan data pelanggan.
5.
Transaksi yang transparan Layanan
ini mendukung good corporate governance. Setiap transaksi mudah dipantau karena
sistem selalu memberikan rekam jejak transaksi melalui e-mail notifikasi kepada
buyer (bagian purchasing) atasan (pemberi approval), hingga user, ataupun yang
berhak mendapatkan informasi tersebut di perusahaan sesuai dengan kesepakatan.
Ini meningkatkan kontrol perusahan terhadap proses transaksi.
6.
Meningkatkan komunikasi dan kolaborasi antara penjual dan
pembeli
7.
Menciptakan pasar baru tanpa dibatasi wiayah grafis
8.
Mempercepat transaksi antara penjual dan pembeli.
9.
Menurunkan biaya transaksi kedua belah
pihak.
C. Kekurangan B2B
Business
To Businees atau B2B adalah masalah dalam jenis bisnis yang akan menyebabkan
kurangnya kemungkinan kredit. Misalnya, pemilik elektronik besar sengaja
membunuh transaksi pesaing. Penawaran publik elektronik dapat menyebabkan
sinyal harga meragukan. Proses ini sering terjadi di telepon, surat kabar, dan
pertemuan tatap muka. Tidak ada yang diberikan untuk menjamin keberhasilan
model bisnis B2B. Kebanyakan situs mengenakan biaya kecil per transaksi sebagai
persentase dari pendapatan. Alasannya adalah kompetisi. Selain itu, monopoli
dari penyedia layanan khusus dan perusahaan sedang membangun untuk sepuluh
produk sendiri platform perdagangan dan industri.
D. Beberapa
Karakteristik B2B adalah:
1.
Trading
partners yang sudah diketahui dan umumnya
memiliki hubungan (relationship) yang cukup
lama. Informasi hanya dipertukarkan dengan partner tersebut.
Dikarenakan sudah mengenal lawan komunikasi, maka jenis informasi
yang dikirimkan dapat disusun sesuai
dengan kebutuhan dan kepercayaan (trust).
2.
Pertukaran data
(data exchange) berlangsung berulang-ulang dan secara berkala,
misalnya setiap hari, dengan format
data yang sudah disepakati bersama. Dengan kata lain,
servis yang digunakan sudah tertentu.
Hal ini
memudahkan pertukaran data untuk dua
entiti yang menggunakan standar yang sama.
3.
Salah satu pelaku dapat
melakukan inisiatif untuk mengirimkan data, tidak harus menunggu partnernya.
4.
Model yang umum digunakan adalah peer-to-peer, dimana processing
intelligence dapat didistribusikan di kedua pelaku bisnis.
Contoh
website yang memberikan layanan B2B:
sangat bermanfaat . terimakasih kak
BalasHapus