A. Pengertian Pasar Elektronik (Marketspace)
Pasar dimana para penjual dan para
pembeli menukar jasa dan barang-barang untuk uang atau untuk jasa dan
barabg-barang lainnya yang dilakukan secara elektronis.
B. Fungsi Utama Pemasaran
a.
Mempertemukan para pembeli (konsumen) dan para
penjual (pelaku bisnis)
b.
Memudahkan pertukaran informasi, barabng-barang,
jasa dan pembayaran dihubungkan dengan transaksi pasar
c.
Menyediakan suatu infrastruktur kelembagaan
C. Komponen Pasar Elektronik
a.
Consumer (Konsumen)
b.
Seller (Penjual)
c.
Barang (Berupa fisik atau digital)
d.
Front-End
e.
Mitra Bisnis
f.
Dukungan Pelayanan
g.
Infrastruktur
h.
Back End
D. Penjelasan
Marketspace adalah lingkungan pertukaran
informasi dan komunikasi berbasis elektronik adalah konsep yang relative baru
dalam pemasaran. Karena batas-batas fisik tidak lagi menganggu membeli/menjual
keputusan, dunia telah tumbuh menjadi marketspaces beberapa industry tertentu
yang integrasi pasar melalui computer yang canggih dan teknologi telekomunikai.
E. E-Marketspace
Sejak masyarakat Indonesia mulai akrab dengan
Internet, kebiasaan berbisnis mulai berubah. Dahulu, surat menyurat dilakukan
dengan menggunakan kurir atau mesin faks, hal ini sangat tidak efektif dan
efisien. Bayangkan berapa anggaran yang harus perusahaan keluarkan untuk biaya
kurir dan kertas faksimili yang notabene sangat mahal. Tetapi dengan hadirnya
Internet dan hampir semua gedung perkantoran di Jakarta telah menggunakan
Internet, otomatis biaya-biaya yang besar tersebut dapat dikurangi hampir
setengah dari pengeluaran rutin untuk kertas faks dan biaya kurir.
Ketika internet sedang booming pada tahun 1995-2000, impian untuk "menginternetkan" pengusaha kecil dan menengah menjadi impian para pengusaha Internet yang penuh idealisme terhadap perkembangan Internet di Indonesia. Namun ketika itu, infrastruktur teknologi internet sangat tidak terjangkau untuk para pengusaha kecil, sebagai contoh, untuk mendapatkan sebuah koneksi internet di Indonesia saat itu harus mengeluarkan biaya Rp 500.000 / bulan. Itu belum termasuk biaya pembelian komputer yang mencapai 8-9 juta rupiah untuk satu unit komputer dengan spesifikasi Pentium 233 dengan RAM 32 pada tahun 1998.
Dengan kondisi saat ini, teknologi Internet sudah sangat terjangkau walaupun untuk pengusaha kecil dan menengah. Untuk satu koneksi Internet, anda cukup menggunakan koneksi internet dengan Telkomnet Instant yang dapat digunakan tanpa dipungut biaya berlangganan dan sangat mudah karena tagihan internet menjadi satu dengan tagihan telepon anda. Sedangkan untuk sebuah unit komputer dengan spesifikasi Pentium 4 1.5 Ghz RAM 128 dapat anda dapatkan dengan harga 3 juta rupiah saja.
Ketika internet sedang booming pada tahun 1995-2000, impian untuk "menginternetkan" pengusaha kecil dan menengah menjadi impian para pengusaha Internet yang penuh idealisme terhadap perkembangan Internet di Indonesia. Namun ketika itu, infrastruktur teknologi internet sangat tidak terjangkau untuk para pengusaha kecil, sebagai contoh, untuk mendapatkan sebuah koneksi internet di Indonesia saat itu harus mengeluarkan biaya Rp 500.000 / bulan. Itu belum termasuk biaya pembelian komputer yang mencapai 8-9 juta rupiah untuk satu unit komputer dengan spesifikasi Pentium 233 dengan RAM 32 pada tahun 1998.
Dengan kondisi saat ini, teknologi Internet sudah sangat terjangkau walaupun untuk pengusaha kecil dan menengah. Untuk satu koneksi Internet, anda cukup menggunakan koneksi internet dengan Telkomnet Instant yang dapat digunakan tanpa dipungut biaya berlangganan dan sangat mudah karena tagihan internet menjadi satu dengan tagihan telepon anda. Sedangkan untuk sebuah unit komputer dengan spesifikasi Pentium 4 1.5 Ghz RAM 128 dapat anda dapatkan dengan harga 3 juta rupiah saja.
Sumber:
http://rahmalways.blogspot.com/2012/04/e-marketspace_11.html
http://rahmalways.blogspot.com/2012/04/e-marketspace_11.html